Sabtu, 30 Agustus 2025

Tetap Bersih, Tetap Sehat, Lestarikan Bumi

 

Tetap Bersih, Tetap Sehat, Lestarikan Bumi

Gaya Hidup Bersih untuk Anak dan Keluarga Hebat 

Oleh : Keluarga Sanjayyana (IG @mfz2205)


Pendahuluan

Sejatinya, kita tahu bahwa kesehatan dan kebersihan adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Hidup sehat mustahil terwujud tanpa kebiasaan menjaga kebersihan. Namun, menjaga kebersihan tidak hanya sebatas membersihkan rumah atau mencuci tangan. Lebih dari itu, gaya hidup bersih mencerminkan pola pikir, kedisiplinan, serta rasa tanggung jawab terhadap diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar. Dengan kebersihan maka akan terciptanya lingkungan yang sehat.

Di tengah tantangan zaman modern, gaya hidup bersih sering kali terlupakan karena kesibukan atau kurangnya kesadaran. Banyaknya tantangan akan isu-isu lingkungan yang kian memburuk, global worming, kepadatan penduduk, kurangnya kepedulian kepada sesama, hingga kurangnya informasi tentang pentingnya menjaga kesehatan. Maka dari itu perlunya memulai menjaga kebersihan dari internal keluarga, membiasakan pola hidup bersih sejak dini sangat penting, terutama dalam lingkungan keluarga. Anak-anak adalah peniru ulung. Mereka melihat, mendengar, lalu meniru apa yang dilakukan orang tua. Jika orang tua mencontohkan hidup bersih, anak pun akan membawa kebiasaan itu hingga dewasa. Dengan begitu, keluarga tidak hanya sehat, tetapi juga bisa menjadi agen perubahan dalam menjaga kelestarian bumi. 

Kenapa menjaga kelestarian bumi dimulai dari keluarga?

Mari kita bahas alasan nya.

Keluarga adalah tempat pertama setiap orang tumbuh dan belajar. Segala nilai dan kebiasaan terbentuk pertama kali di rumah. Karena itu, gaya hidup bersih sebaiknya dimulai dari lingkup terkecil: keluarga. Misalnya, dengan membiasakan anak mencuci tangan sebelum makan, menyikat gigi sebelum tidur, atau menaruh barang kembali pada tempatnya, menyingkirkan piring kotor setelah makan atau merapikan tempat tidur setiap pagi memberi pesan kuat kepada anak bahwa kebersihan adalah bagian dari tanggung jawab sehari-hari. 

Hal sederhana seperti itu yang saat ini kami terapkan, dimulai dari sang kaka "Annaila Mafaza" saat berumur 2 tahun, sudah kami biasakan untuk mulai menyimpan barang-barang ke tempatnya, memberekan tempat tidur, dan sampai saat ini umurnya yang sudah menginjak 6 tahun, sudah bisa membantu membersihkan kamar mandi, dan mencuci piring. Kebiasaan tersebut bukan berarti menyiksa anak tapi untuk mengajarkan sejak dini, bahwa kebersihan akan membawa kesehatan dan kenyamanan. Memang tidaklah mudah karena banyak penolakan pada awalnya melihat teman-temannya yang masih acuh jika setelah bermain tidak membersihkannya lagi tapi setelah diberikan sedikit pengetahuan hal-hal sederhana akan sangat berdampak dimasa yang akan datang, dan sekarang sang kaka "Annaila" sudah terikat dengan rasa nyaman jika melihat lingkungannya bersih, kamar nya yang rapi, dan tubuhya yang bersih. 

Istilah anak peniru ulung memanglah benar, melihat orang tua nya selalu menjaga kebersihan ditiru oleh sang kaka, dan saat sang adik "Hamzah" mulai mengerti, kini ditiru oleh sang adik. Nah, perubahan kecil akan memberikan perubahan besar bisa dimulai dari keluarga sendiri.  Anak yang tumbuh dalam lingkungan yang bersih dan teratur akan memiliki rasa nyaman dan lebih mudah memahami pentingnya menjaga kesehatan. Jika orang tua rajin memilah sampah, tidak membuang limbah sembarangan, atau memilih produk ramah lingkungan, anak akan menirunya. Teladan dari keluarga jauh lebih efektif daripada sekadar teori di sekolah. 

Untuk mendukung gaya hidup sehat, keluarga juga bisa menggunakan produk-produk perawatan rumah tangga yang aman seperti yang ditawarkan oleh Yuri Indonesia. Mari kita mulai dari hal kecil yang nantinya akan berdampak besar. Jika setiap keluarga melakukan kebiasaan ini, bukan tidak mungkin kita akan mewariskan bumi yang lebih sehat, bersih, dan layak huni bagi generasi mendatang.


Yuri Porstex menjadi pilihan karena kemampuannya yang efektif menghilangkan noda membandel dan kerak pada porselen dan keramik, membersihkan kuman, serta mengembalikan kilau permukaan dengan cepat berkat kandungan Hydrochloric Acid di dalamnya. Produk ini juga mudah digunakan dan cocok untuk berbagai area seperti kamar mandi, kloset, dan dapur.

Lingkungan keluarga yang baik, bersih, akan sangat diharapkan bisa berdampak ke lingkungan sekitar yang cakupannya lebih luas. Jika setiap kepala keluarga memberikan arahan tentang kebersihan dan kesehatan bagi keluarganya maka terbentuklah agen-agen yang menularkan kebersihan ke tingkat RT, RW, Kelurahan, menjadi inspirasi tetangga, terbentuklah budaya kolektif di masyarakat untuk lebih peduli pada bumi. Dimulai dari tanggung jawab dengan cakupan kecil, akan memberikan dampak yang besar dalam melestarikan bumi. 

Seberapa penting pengaruh keluarga dalam melestarikan bumi?


Pengaruh keluarga dalam melestarikan bumi sangatlah besar, karena melestarikan bumi adalah "Bentuk Cinta Antar Generasi Dari keluarga". Yang artinya kebiasaan kecil di rumah bisa menjadi langkah besar untuk masa depan bumi. Keluarga yang menjaga lingkungan berarti sedang menyiapkan masa depan yang lebih baik untuk anak cucu. Bayangkan jika orang tua acuh pada polusi, pemborosan energi, dan pencemaran. Anak-anak akan mewarisi bumi yang sakit. Sebaliknya, keluarga yang peduli lingkungan sedang memberikan warisan tak ternilai: udara bersih, air jernih, dan bumi yang tetap layak huni.

Manfaat Gaya Hidup Bersih untuk Anak

Menanamkan kebiasaan hidup bersih sejak dini membawa banyak manfaat, di antaranya:

  1. Kesehatan Fisik yang Terjaga
    Lingkungan bersih membantu mencegah penyakit. seperti DBD, diare, flu, infeksi kulit, alergi dan penyakit lainnya. Dengan kondisi rumah yang bersih, tubuh yang sehat maka anak akan lebih aktif belajar dan bermain.

  2. Kesehatan Mental yang Lebih Baik
    Lingkungan yang rapi akan memberikan rasa nyaman, tenang serta mengurangi stres. Anak akan lebih fokus belajar dan berkembang secara optimal.

  3. Membangun Karakter Tanggung Jawab
    Kebiasaan menjaga kebersihan menanamkan disiplin, merasa diberikan tanggung jawab, dan kepedulian. Anak akan mengerti hal baik atau buruk pasti akan kembali kepada dirinya, jika buang sampah sembarangan maka siap-siap lambat laun bencana banjir akan datang, jika rajin menanam pohon maka tingkat oksigen dibumi akan meningkat, semua hal akan berdampak pada dirinya sendiri.

  4. Mempersiapkan Anak Jadi Generasi Peduli Lingkungan
    Dengan terbiasa menjaga kebersihan sejak kecil, anak akan tumbuh menjadi individu yang lebih sadar dan peduli terhadap Lingkungan.

Tips Praktis Menerapkan Gaya Hidup Bersih di Rumah

Rumah yang bersih membuat keluarga betah berkumpul, suasana hangat tercipta, dan hubungan antar anggota keluarga pun semakin erat. Tanamkan pada diri anak-anak untuk menjadi agen perubahan untuk masa depan yang lebih baik. Kebiasaan sederhana seperti memilah sampah, merapihkan barang, hingga membiasakan hemat air dan listrik adalah bentuk nyata gaya hidup bersih yang juga melestarikan bumi.

Bayangkan jika setiap keluarga melakukan hal kecil ini setiap hari. Jumlah sampah plastik berkurang, kualitas udara lebih terjaga, dan sumber daya alam bisa digunakan lebih lama. Anak-anak yang terbiasa dengan pola hidup seperti ini akan tumbuh dengan kesadaran bahwa menjaga bumi adalah bagian dari tanggung jawab mereka. Terdapat beberapa kebiasaan kecil yang diharapkan menjadi budaya yang selalu ditanamkan sampai dewasa :

  • Biasakan cuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah beraktivitas.

  • Terapkan aturan menyimpan barang kembali pada tempatnya setelah digunakan

  • Gunakan wadah minum atau tempat makan pribadi untuk mengurangi sampah plastik.

  • Tanamkan kebiasaan hemat air dan listrik, misalnya mematikan lampu saat siang atau menutup keran setelah digunakan.

  • Jadwalkan kegiatan keluarga untuk membersihkan lingkungan sekitar, seperti ikut kerja bakti atau sekadar memungut sampah di sekitar rumah.

  • Ajak anak membersihkan rumah bersama-sama, misalnya setiap akhir pekan. Ini efektive memberikan kebiasaan hidup bersih, nyaman jika rumah bersih.

Kebiasaan membersihkan rumah bersama-sama saat akhir pekan

Setiap akhir pekan keluarga kami "Keluarga Sanjayyana", terbiasa untuk melakukan opsih, kegiatan ini bisa menjadi bonding untuk kami, dengan terbiasa bangun pagi lalu membersihkan kasur masing-masing, membersihkan halaman rumah, area dapur, kamar mandi. Kami lakukan bersama anak-anak, untuk mengajari anak-anak arti bersih itu sehat dan nyaman. Dengan produk-produk yang tentunya memudahkan kami dalam membersihkan area yang sulit dijangkau, area yang rawan bakteri dan jamur, tentunya kami selalu menggunakan produk yang sama selama bertahun-tahun yaitu Yuri "porstex". Pembersih Keramik anti Bakteri dan Jamur, yang ramah lingkungan. Ditemani produk Yuri Indonesia, semua pekerjaan rumah jadi terasa lebih mudah. Setelah anak-anak membantu orang tua bersih-bersih, bonding selanjutnya mandi dengan Yuri, busa melimpah sambil bermain air. Tidak apa-apa seminggu sekali anak-anak berenang, berendam, bermain air, supaya anak lebih ceria. 

Penutup

Gaya hidup bersih adalah investasi jangka panjang. Ia bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk kasih sayang orang tua kepada anak dan wujud kepedulian keluarga terhadap masa depan bumi. Dengan membiasakan diri menjaga kebersihan, anak tumbuh sehat dan kuat, keluarga menjadi harmonis, dan lingkungan sekitar tetap lestari. 

Keluarga hebat bukanlah keluarga yang sempurna, melainkan keluarga yang konsisten menanamkan kebiasaan baik, termasuk gaya hidup bersih. Jadi, tetap bersih, tetap sehat, dan mari bersama-sama lestarikan bumi.

Kamis, 12 Januari 2012

“See The World with TSC” Telkomsel School Community

Saya rasa ini adalah sebuah mimpi yang begitu nyata. Sering saya mempunyai banyak mimpi yang saya tulis, tapi ini lebih dari apa yang saya tulis. Begitu banyak hal yang saya dapat. Mengenal, mengetahui, mempelajari, dan mengalami semua hal yang saya anggap itu adalah sebuah keajaiban yang saya dapat dari ALLAH SWT melalui TELKOMSEL.
Ini Ceritaku…
Setelah 8 bulan menjadi Ambassador Telkomsel di SMA AL-MUTTAQIN, dengan berjuang dalam penjualan dan kerjasama antara sekolah dengan telkomsel, pada akhirnya semua ini berbuah keindahan. Telkomsel memberikan berbagai keuntungan untuk pengguna provider tersebut. Berbagai bonus didapatkan oleh member TSC, bukan hanya keuntungan bagi member saja tapi keuntungan bagi sekolahpun sangat terasa.
Lolos mengikuti seleksi raport, sertifikat dan wawancara dengan mudah, membuat saya bisa meraih mimpi saya nomor 81 yaitu mengikuti acara “HOMESTAY ke SINGAPORE dan HONGKONG bersama TELKOMSEL”. Rasa syukur alhamdullilah, dan semua rasa bercampur saat saya tahu bahwa perwakilan untuk Priangan Timur berasal dari Kota Tasikmalaya, dan hal yang paling indah saat saya dengar nama perwakilannya adalah “Yuristia Habibah”.
Mempersiapkan segalanya dalam 1 bulan, bukanlah hal yang mudah untuk bersabar dalam menantikan mimpi tersebut benar-benar nyata. Hingga pada akhirnya pada tanggal 16 Desember 2011, saya berangkat menuju Jakarta, untuk bertemu peserta lainnya yang menjadi perwakilan dari setiap provinsi.
Mengenal mereka adalah hal yang berkesan. Kita semua 42 peserta yang berbeda tapi tetap seirama. Dari sabang sampai merauke, kita bersatu dalam acara ini. Kabar bahagia pada acara ini, ternyata bukan hanya Singapore dan Hong Kong saja, tetapi kami akan mengunjungi Negeri Cina juga, hal tersebut membuat kami semakin bersemangat. Pada tanggal 18 Desember 2011, kami berangkat menuju Bandara Soekarno Hatta, untuk melakukan penerbangan ke Singapore dengan pesawat Singapore Airlines.
Selama 10 hari, kami belajar di Coleman College, tinggal di Costa Sands Resorts dan Hotel Furama, mengelilingi Negeri Singapore dengan Duck Tour, mencari keramaian malam di Orchad Road, menambah wawasan di Science Centre, membaca buku di National Library, melihat keindahan Singapore dari atas di Singapore Flyer, mengetahui sejarah di National Museum, mengunjungi museum army di Discovery Centre, Menemui hewan-hewan di Singapore Zoo, memainkan salju di Snow City, melihat kecantikan bunga-bunga di Orchid Garden, merasakan wahana-wahana seru di Universal Studio dan mengambil foto di patung Merlion pada malam hari.
Tempat favorite kami adalah Daiso dan Bugis Street. Daiso adalah tempat dimana semua barang yang ada, berharga $2, sedangkan di Bugis Street banyak barang “three for $10”. Berada di negeri yang aman, tentram dan tertib, membuat kami merasa nyaman berada di Singapore. Kedisiplinan yang tertanam dalam setiap diri warga negaranya membuat kami iri. Banyak pelajaran yang kita dapat di negeri singa ini.
Tanggal 28 Desember 2011, kami berangkat menuju bandara dan melakukan penerbangan Singapore-Hongkong. Saat pertama kali menginjakan kaki di Hong Kong, hidung saya sakit dikarenakan suhu disana sekitar 14C – 20C. Di negeri ini kami melihat keadaannya padat, seperti kota Jakarta namun di Hong Kong sangat teratur dan bersih. Banyak gunung namun tak sesubur Indonesia. Di negeri ini, kami tinggal di Cosmopolitan Hotel. Selama 3 hari, kami mengunjungi :
• Repulse Bay
• Avenue of Stars
• Victoria Peak
• Madame Tussaud’s
• Disneyland
• Ocean Park
“Full of Holiday in Hong Kong”. Semua tempat-tempat sangat berarti. Kami berfoto-foto dengan patung lilin orang terkenal di Madame Tussaud”s. Merasakan suasana kerajaan di Disneyland, bertemu tokoh-tokoh kartun terkenal dan melihat langsung kecantikan Cinderella dan princess lainnya. Menaiki roller coaster terpanjang di dunia, melihat panda-panda yang lucu dan mencoba wahana-wahana seru di Ocean Park.
Pada tanggal 31 Desember 2011, kami menuju Cina. Udara di Cina semakin dingin dan di negeri inilah kami tinggal selama 2 hari. Tinggal di Sunshine Hotel, dan mengunjungi beberapa tempat, diantaranya : Dongman Shenzhen, Window of The World dan melihat 2 pertujukan seni dan kebudayaan yang dimiliki Cina.
Pengalaman seru bagi kami adalah saat berbelanja di Dongman. “Semua barang bisa ditawar”, dari harga 360 yuan menjadi 38 yuan. Di tempat ini kita bisa menawar dengan harga yang tidak lazim, tapi harga tersebut bisa-bisa saja tercapai. Asalkan kita punya mental tidak mau kalah maka para penjual lah yang mengalah untuk kita. Di Window of The World kami dapat mengelilingi dunia dalam beberapa jam. Di tempat ini terdapat ciri khas terkenal bagi suatu Negara, seperti : Candi Borobudur (Indonesia) dan Taj Mahal (India).
Dan pada tanggal 01 Januari 2012, Kami pulang menuju tanah air tercinta. Di hari inilah kami menginjakan kaki di 4 negara dalam 1 hari. Dari Cina menuju Hong Kong, Hong Kong menuju Singapore, Singapore menuju Indonesia. Sesampainya di Jakarta, kami berbagi kisah dan cerita. Mengenal orang-orang hebat selama 18 hari di 4 negara adalah hal yang mudah. Dan hal yang tersulit adalah berpisah.
Kenangan ini terlalu berharga untuk terlupakan. Kenangan bersama kakak leader dari Best Homestay : Kak Leoni, Kak Marina, dan Kak Selmie. Kakak dari Telkomsel : Kak Erry dan Kak Fatah. Bapak Guide penuh ilmu : Pak Lim dan Pak Cing.
Semua rasa bercampur selama 18 hari. Sabang sampai merauke kita bersatu. Menyatukan semua kebudayaan, bahasa, adat, kebiasaan dalam satu irama. Mewarnai kisah dengan pengalaman yang tak terlupakan. Mencari ilmu dan pelajaran untuk satu tujuan. Mendapatkan kebersamaan dalam tawa dan duka. Menciptakan keselarasan dalam kedisiplinan. “Satu tujuan, satu irama, dan satu alunan itulah Indonesia”.
“I still can’t believe that was NOT a dream. Thank you very much Telkomsel”. Telkomsel menjadikan semuanya begitu NYATA. Terimakasih Telkomsel  .

Yuristia Habibah
SMA Al-Muttaqin Tasikmalaya

Senin, 17 Oktober 2011

alhamdullah.. Waktu membuat ini semakin baik

waktu berjalan kembali...
membertikanku makna hidup kembali..
membuat semua lebih baik..

:)

indah yahhh menjadi siswa kelas XII ..
semakin semangat, semakin merasa lebih baru..
Apalagi kelas yang nyaman banget, memberi suasana yang HEBAT..

semua nilaiku tiba-tiba membaik (alhamdulillah) ,
semua ini tak luput dari kerja keras yang bermakna..

Kelas yang sekarang pun membuatku BERANI tuk BERBICARA dan MENJADI BAGIAN dari kelas..
tak seperti dulu...
HAHAHAHA

di kelas teh GALAU mulu, :D

Sekarang mah Nyaman banget..
Terimakasih telah mengabulkan do'a ku Ya Allah :)

Berpisah untuk sebuah kebaikan :)
Mungkin aku dan DIRINYA lebih baik dipisahkan daripada membuatku susah dalam berpikir ;)

Meskipun begitu,
Aku sudah berusaha untuk IKHLAS dan inilah hasilnya..

aku bisa tersenyum untuknya,
ngobrol dengannya pun tak terasa berat,

INDAH nya SEPERTI ini :D

Waktu yang membuat hati ini terobati..
Biarlah masalalu DENGANNYa yang indah bisa tak mengejarku

Dia yang TERINDAH, YA ALLAH
tapi
INI yang TERBAIK :)

Aku berharap masih bisa bersahabat dengannya lebih lama :)

itu harapanku :)

Rabu, 17 Agustus 2011

ini awal yang baru

Maaf para pembaca blog..
setiap saya memposting pasti isinya yang "GALAU, GUNDAH, GELISAh"
Maap yaa.
kali ini saya mencoba membuka lembaran baru .. Ajaran baru , semua kelas IPA dan IPS di pisah lagi.
dan Alhamdulilah sya beruntung untuk terjindar dari godaan galu lagii.. karena sekarang aku bisa belajar dengan fokus tanpa kamu di kelas ku ...hhehe

BISMILLAH ..
saya percaya ini anugrah dari Alloh agar saya bisa memulai semuanya dari awal lagi :)

Kamis, 03 Maret 2011

catur day SMP Al-Muttaqin

Kamis (17/02), Kami berhasil mewawancarai Wakasek Kurikulum SMP Al Muttaqin yang bernama Bambang Sobandi, S.Pd dan berhasil meliput kegiatan SMP Al Muttaqin “Fullday School” Tasikmalaya.
Kegiatan yang di adakan oleh Sekolah Menengah Pertama Al Muttaqin ini terdiri dari tiga kegiatan yaitu :
1. Catur Lomba + English Contest
2. Creative Day + Bazar
3. Pameran Photografi
Tujuan diadakannya kegiatan-kegiatan tersebut untuk memacu prestasi siswa di tingkat SD/MI dalam rangka menggali potensi sejak dini, menjadi wadah dalam penyaluran bakat siswa - siswi yang dimilikinya, dan sebagai ajang silaturahmi antar lembaga pendidikan.
Kegiatan Catur Lomba + English Contest dan Pameran Photografi ini diadakan untuk para siswa dan siswi SD/MI se-KoKab Tasikmalaya dan Ciamis. Sekolah yang mendaftar dalam kegiatan ini sebanyak 25 sekolah dan diperkirakan diikuti oleh 1000 peserta. Lomba yang diselenggarakan dalam Kegiatan Catur Lomba ini diantaranya LCT AMIPA, Puisi, Lukis, Futsal, Reading Contest, English Story Telling. Dan kegiatan Catur Lomba ini memperebutkan piala bergilir dari Walikota Tasikmalaya.
Bukan hanya kegiatan Eksternal saja yang diadakan, tapi kegiatan Creative Day + Bazar ini diadakan juga untuk para siswa-siswi SMP AMQ agar mampu mengeluarkan seni, keberanian untuk lebih berkarya dan kreatif lagi dalam berseni. Kegiatan ini berlangsung dalam 4 hari. Yang dibuka pada hari Rabu (16/02) kemarin. Lomba yang diselenggarakan dalam kegiatan Creative Day ini diantaranya Ragam Busana, Kelipatan 3, Kalighrafi, dan lomba-lomba lainnya yang dapat memperlihatkan seni yang dimiliki oleh para siswa dan siswi.
Kegiatan yang diselenggerakan oleh Sekolah Menengah Pertama ini sangat mewarnai suasana di wilayah kami. Karena SMP dan SMA AMQ yang bersebrangan dan ditengahi oleh lapangan-lapangan membuat kami dapat merasakan dan melihat secara langsung kreatifitas-kreatifitas yang ditunjukan oleh para siswa dan siswi. Kreatifitas yang tinggi dan kekompakan yang hebat membuat kami begitu terkesan melihat para siswa dan siswi saling bersaing dengan sportif.
“Senang, seru dan dapat mempererat persaudaraan dan kekompakan bersama teman-teman”. Tutur salah seorang siswi SMP AMQ. Perasaan senang juga kami rasakan karena keramahan yang diberikan oleh Bapak Wakasek Kurikulum membuat kami lebih mudah mendapatkan laporan dan informasi dari kegiatan-kegiatan tersebut.

Yuristia Habibah dan Shofia Nur Azizah
SMA Al Muttaqin

bersama rektor unpad :)

Mengukir kembali kebahagiaan dengan berhasil meliput kegiatan Universitas Padjadjaran bersama Desa Cisontrol, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis pada hari sabtu(12/02).

Perasaan senang yang dirasakan oleh kami terutama masyarakat Cisontrol, karena Rektor, Dekan dan para petinggi Universitas Padjadjaran dapat bekerjasama dan membantu Masyarakat dalam Pembangunan desa Cisontrol. Prof. Ganjar Kurnia memberikan sambutan yang hangat dan ramah dengan bahasa sunda yang halus memberikan kesan yang baik kepada para warga. Ada beberapa kegiatan yang telah dilasksanakan diantaranya : Rapat yang dilakasnakan dibalai desa, Pelayanan gratis, Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa baru, Kunjungan ke kampung adat yaitu kampung kuta, dan hiburan malam hari yaitu pementasan kesenian dan kebudayaan Sunda.

Kegiatan sosialisasi beasiswa yang diselenggarakan untuk para pelajar Desa Cisontrol yang mempunyai akademik tinggi tapi kurang mampu dalam perekonomian disosialisasikan di Sekolah Menengah Atas didesa tersebut. Hal ini merupakan kesempatan emas bagi para pelajar untuk melanjutkan pendidikan ke pendidikan yang lebih tinggi dan berkualitas seperti Universitas. Kegiatan bakti sosial pelayanan kesehatan gratis diantaranya : pemeriksaan mata, pemeriksaan gigi, dan umum yang dilakukan oleh para mahasiswa FK dan FKG Universitas Padjadjaran memeriksa pasien sekiutar 200 orang. Para pasien merasa sangat senang atas kepedulian mahasiswa-mahasiswa FK dan FKG. Kegiatan hiburan pada malam hari terdapat pementasan wayang golek yang dipentaskan oleh para mahasiswa dan alumni Unpad untuk mengenalkan kasenian Sunda. Penontonpun sangat antusias, meskipun kondisi lapangan yang becek, tapi tidak menyurutkan niat warga untuk menonton pementasan-pementasan tersebut. Semakin malam semakin ramai, karena pementasan wayang yang hampir hilang di Desa Cisontrol kini diingatkan lagi dengan adanya pementasan wayang oleh dalang yang handal.

"Merasa bahagia atas kedatangan tamu-tamu dari Universitas Padjadjaran. Karena mempunyai dampak positif bagi perkembangan pembangunan perekonomian masyarakat desa cisontrol" tutur salah satu warga. Rektor Unpad sangat terkesan dengan kunjungan ke Desa Cisontrol karena warga masyarakat yang ramah dan gotong royong dengan banyak potensi yang perlu untuk dikembangkan dan akan dijadikan desa binaan Universitas Padjadjaran.

Ini menjadi sejarah yang begitu berarti bagi kami, karena desa Cisontrol tempat lahir kami didatangi oleh Rektor, Dekan dan para petinggi Universitas Padjadjaran.

Yuristia Habibah dan Shofia Nur Azizah
SMA Al Muttaqin

Senin, 28 Februari 2011

bersama Din Syamsudin

Hari bersejarah Q-Smart mencoba untuk mengukir kembali, dengan bermodalkan semangat yang kuat sebagagai utusan OSIS dan Q-Smart SMA Al Muttaqin. Kami akhirnya berhasil mewawancarai, bersalaman dan berfoto bersama Bapak Prof. Dr. K.H. Din Syamsudin. Siapa yang tidak tahu beliau, seorang Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah yang kamis kemarin (23/12) memberikan ceramah bersinerginya di acara Musyawarah Wilayah Muhammadiyah yang ke 19, Jawa Barat.
Berawal dari perjalanan, kami pergi ke Dadaha tempat pembukaan acara Musyawarah Wilayah. Kami menunggu beliau sampai acara selesai. Dengan berjubelnya wartawan lain yang juga akan mewawancarai beliau, kami menjadi sulit mendapatkan kesempatan untuk bertanya dan waktu beliaupun tak lama, akhirnya beliau memasuki mobilnya.
Harapan kami mulai menurun karena kami belum mendapatkan hasil yang maksimal, tapi kami bertekad tidak akan pulang ke AMQ tanpa sesuatu yang bisa dibanggakan. Dan Alhamdulillah, dengan peluang yang diberikan Alloh swt, kami mendapatkan kesempatan untuk memakai motor guru kami untuk mengejar beliau ke tempat Forum Komunikasi Alumni IMM (FOKAL) yang diadakan di Hotel Surya. Sesampai di Hotel tersebut, kami langsung menempati tempat yang telah disediakan, dan terdengar mobil rombongan beliau. Ini kesempatan kedua, semangat kami tumbuh lagi saat melihat beliau. Beliaupun memberikan ceramahnya dalam acara tersebut. Penuh makna dan amanat, beliau berpendapat bahwa remaja calon khalifah zaman sekarang, memiliki banyak potensi dan kekreatifan yang baik. Ceramah tersebut sangat bermakna bagi kami dan ini menjadi amanat yang besar.
Setelah beliau memberikan ceramah tersebut, kamipun langsung bersalaman dan berfoto bersama beliau. Ini menjadi sejarah yang hebat bagi kami, karena jika kita mempunyai keinginan yang besar pasti akan selalu ada jalan.