Kamis, 12 Januari 2012

“See The World with TSC” Telkomsel School Community

Saya rasa ini adalah sebuah mimpi yang begitu nyata. Sering saya mempunyai banyak mimpi yang saya tulis, tapi ini lebih dari apa yang saya tulis. Begitu banyak hal yang saya dapat. Mengenal, mengetahui, mempelajari, dan mengalami semua hal yang saya anggap itu adalah sebuah keajaiban yang saya dapat dari ALLAH SWT melalui TELKOMSEL.
Ini Ceritaku…
Setelah 8 bulan menjadi Ambassador Telkomsel di SMA AL-MUTTAQIN, dengan berjuang dalam penjualan dan kerjasama antara sekolah dengan telkomsel, pada akhirnya semua ini berbuah keindahan. Telkomsel memberikan berbagai keuntungan untuk pengguna provider tersebut. Berbagai bonus didapatkan oleh member TSC, bukan hanya keuntungan bagi member saja tapi keuntungan bagi sekolahpun sangat terasa.
Lolos mengikuti seleksi raport, sertifikat dan wawancara dengan mudah, membuat saya bisa meraih mimpi saya nomor 81 yaitu mengikuti acara “HOMESTAY ke SINGAPORE dan HONGKONG bersama TELKOMSEL”. Rasa syukur alhamdullilah, dan semua rasa bercampur saat saya tahu bahwa perwakilan untuk Priangan Timur berasal dari Kota Tasikmalaya, dan hal yang paling indah saat saya dengar nama perwakilannya adalah “Yuristia Habibah”.
Mempersiapkan segalanya dalam 1 bulan, bukanlah hal yang mudah untuk bersabar dalam menantikan mimpi tersebut benar-benar nyata. Hingga pada akhirnya pada tanggal 16 Desember 2011, saya berangkat menuju Jakarta, untuk bertemu peserta lainnya yang menjadi perwakilan dari setiap provinsi.
Mengenal mereka adalah hal yang berkesan. Kita semua 42 peserta yang berbeda tapi tetap seirama. Dari sabang sampai merauke, kita bersatu dalam acara ini. Kabar bahagia pada acara ini, ternyata bukan hanya Singapore dan Hong Kong saja, tetapi kami akan mengunjungi Negeri Cina juga, hal tersebut membuat kami semakin bersemangat. Pada tanggal 18 Desember 2011, kami berangkat menuju Bandara Soekarno Hatta, untuk melakukan penerbangan ke Singapore dengan pesawat Singapore Airlines.
Selama 10 hari, kami belajar di Coleman College, tinggal di Costa Sands Resorts dan Hotel Furama, mengelilingi Negeri Singapore dengan Duck Tour, mencari keramaian malam di Orchad Road, menambah wawasan di Science Centre, membaca buku di National Library, melihat keindahan Singapore dari atas di Singapore Flyer, mengetahui sejarah di National Museum, mengunjungi museum army di Discovery Centre, Menemui hewan-hewan di Singapore Zoo, memainkan salju di Snow City, melihat kecantikan bunga-bunga di Orchid Garden, merasakan wahana-wahana seru di Universal Studio dan mengambil foto di patung Merlion pada malam hari.
Tempat favorite kami adalah Daiso dan Bugis Street. Daiso adalah tempat dimana semua barang yang ada, berharga $2, sedangkan di Bugis Street banyak barang “three for $10”. Berada di negeri yang aman, tentram dan tertib, membuat kami merasa nyaman berada di Singapore. Kedisiplinan yang tertanam dalam setiap diri warga negaranya membuat kami iri. Banyak pelajaran yang kita dapat di negeri singa ini.
Tanggal 28 Desember 2011, kami berangkat menuju bandara dan melakukan penerbangan Singapore-Hongkong. Saat pertama kali menginjakan kaki di Hong Kong, hidung saya sakit dikarenakan suhu disana sekitar 14C – 20C. Di negeri ini kami melihat keadaannya padat, seperti kota Jakarta namun di Hong Kong sangat teratur dan bersih. Banyak gunung namun tak sesubur Indonesia. Di negeri ini, kami tinggal di Cosmopolitan Hotel. Selama 3 hari, kami mengunjungi :
• Repulse Bay
• Avenue of Stars
• Victoria Peak
• Madame Tussaud’s
• Disneyland
• Ocean Park
“Full of Holiday in Hong Kong”. Semua tempat-tempat sangat berarti. Kami berfoto-foto dengan patung lilin orang terkenal di Madame Tussaud”s. Merasakan suasana kerajaan di Disneyland, bertemu tokoh-tokoh kartun terkenal dan melihat langsung kecantikan Cinderella dan princess lainnya. Menaiki roller coaster terpanjang di dunia, melihat panda-panda yang lucu dan mencoba wahana-wahana seru di Ocean Park.
Pada tanggal 31 Desember 2011, kami menuju Cina. Udara di Cina semakin dingin dan di negeri inilah kami tinggal selama 2 hari. Tinggal di Sunshine Hotel, dan mengunjungi beberapa tempat, diantaranya : Dongman Shenzhen, Window of The World dan melihat 2 pertujukan seni dan kebudayaan yang dimiliki Cina.
Pengalaman seru bagi kami adalah saat berbelanja di Dongman. “Semua barang bisa ditawar”, dari harga 360 yuan menjadi 38 yuan. Di tempat ini kita bisa menawar dengan harga yang tidak lazim, tapi harga tersebut bisa-bisa saja tercapai. Asalkan kita punya mental tidak mau kalah maka para penjual lah yang mengalah untuk kita. Di Window of The World kami dapat mengelilingi dunia dalam beberapa jam. Di tempat ini terdapat ciri khas terkenal bagi suatu Negara, seperti : Candi Borobudur (Indonesia) dan Taj Mahal (India).
Dan pada tanggal 01 Januari 2012, Kami pulang menuju tanah air tercinta. Di hari inilah kami menginjakan kaki di 4 negara dalam 1 hari. Dari Cina menuju Hong Kong, Hong Kong menuju Singapore, Singapore menuju Indonesia. Sesampainya di Jakarta, kami berbagi kisah dan cerita. Mengenal orang-orang hebat selama 18 hari di 4 negara adalah hal yang mudah. Dan hal yang tersulit adalah berpisah.
Kenangan ini terlalu berharga untuk terlupakan. Kenangan bersama kakak leader dari Best Homestay : Kak Leoni, Kak Marina, dan Kak Selmie. Kakak dari Telkomsel : Kak Erry dan Kak Fatah. Bapak Guide penuh ilmu : Pak Lim dan Pak Cing.
Semua rasa bercampur selama 18 hari. Sabang sampai merauke kita bersatu. Menyatukan semua kebudayaan, bahasa, adat, kebiasaan dalam satu irama. Mewarnai kisah dengan pengalaman yang tak terlupakan. Mencari ilmu dan pelajaran untuk satu tujuan. Mendapatkan kebersamaan dalam tawa dan duka. Menciptakan keselarasan dalam kedisiplinan. “Satu tujuan, satu irama, dan satu alunan itulah Indonesia”.
“I still can’t believe that was NOT a dream. Thank you very much Telkomsel”. Telkomsel menjadikan semuanya begitu NYATA. Terimakasih Telkomsel  .

Yuristia Habibah
SMA Al-Muttaqin Tasikmalaya

Senin, 17 Oktober 2011

alhamdullah.. Waktu membuat ini semakin baik

waktu berjalan kembali...
membertikanku makna hidup kembali..
membuat semua lebih baik..

:)

indah yahhh menjadi siswa kelas XII ..
semakin semangat, semakin merasa lebih baru..
Apalagi kelas yang nyaman banget, memberi suasana yang HEBAT..

semua nilaiku tiba-tiba membaik (alhamdulillah) ,
semua ini tak luput dari kerja keras yang bermakna..

Kelas yang sekarang pun membuatku BERANI tuk BERBICARA dan MENJADI BAGIAN dari kelas..
tak seperti dulu...
HAHAHAHA

di kelas teh GALAU mulu, :D

Sekarang mah Nyaman banget..
Terimakasih telah mengabulkan do'a ku Ya Allah :)

Berpisah untuk sebuah kebaikan :)
Mungkin aku dan DIRINYA lebih baik dipisahkan daripada membuatku susah dalam berpikir ;)

Meskipun begitu,
Aku sudah berusaha untuk IKHLAS dan inilah hasilnya..

aku bisa tersenyum untuknya,
ngobrol dengannya pun tak terasa berat,

INDAH nya SEPERTI ini :D

Waktu yang membuat hati ini terobati..
Biarlah masalalu DENGANNYa yang indah bisa tak mengejarku

Dia yang TERINDAH, YA ALLAH
tapi
INI yang TERBAIK :)

Aku berharap masih bisa bersahabat dengannya lebih lama :)

itu harapanku :)

Rabu, 17 Agustus 2011

ini awal yang baru

Maaf para pembaca blog..
setiap saya memposting pasti isinya yang "GALAU, GUNDAH, GELISAh"
Maap yaa.
kali ini saya mencoba membuka lembaran baru .. Ajaran baru , semua kelas IPA dan IPS di pisah lagi.
dan Alhamdulilah sya beruntung untuk terjindar dari godaan galu lagii.. karena sekarang aku bisa belajar dengan fokus tanpa kamu di kelas ku ...hhehe

BISMILLAH ..
saya percaya ini anugrah dari Alloh agar saya bisa memulai semuanya dari awal lagi :)

Kamis, 03 Maret 2011

catur day SMP Al-Muttaqin

Kamis (17/02), Kami berhasil mewawancarai Wakasek Kurikulum SMP Al Muttaqin yang bernama Bambang Sobandi, S.Pd dan berhasil meliput kegiatan SMP Al Muttaqin “Fullday School” Tasikmalaya.
Kegiatan yang di adakan oleh Sekolah Menengah Pertama Al Muttaqin ini terdiri dari tiga kegiatan yaitu :
1. Catur Lomba + English Contest
2. Creative Day + Bazar
3. Pameran Photografi
Tujuan diadakannya kegiatan-kegiatan tersebut untuk memacu prestasi siswa di tingkat SD/MI dalam rangka menggali potensi sejak dini, menjadi wadah dalam penyaluran bakat siswa - siswi yang dimilikinya, dan sebagai ajang silaturahmi antar lembaga pendidikan.
Kegiatan Catur Lomba + English Contest dan Pameran Photografi ini diadakan untuk para siswa dan siswi SD/MI se-KoKab Tasikmalaya dan Ciamis. Sekolah yang mendaftar dalam kegiatan ini sebanyak 25 sekolah dan diperkirakan diikuti oleh 1000 peserta. Lomba yang diselenggarakan dalam Kegiatan Catur Lomba ini diantaranya LCT AMIPA, Puisi, Lukis, Futsal, Reading Contest, English Story Telling. Dan kegiatan Catur Lomba ini memperebutkan piala bergilir dari Walikota Tasikmalaya.
Bukan hanya kegiatan Eksternal saja yang diadakan, tapi kegiatan Creative Day + Bazar ini diadakan juga untuk para siswa-siswi SMP AMQ agar mampu mengeluarkan seni, keberanian untuk lebih berkarya dan kreatif lagi dalam berseni. Kegiatan ini berlangsung dalam 4 hari. Yang dibuka pada hari Rabu (16/02) kemarin. Lomba yang diselenggarakan dalam kegiatan Creative Day ini diantaranya Ragam Busana, Kelipatan 3, Kalighrafi, dan lomba-lomba lainnya yang dapat memperlihatkan seni yang dimiliki oleh para siswa dan siswi.
Kegiatan yang diselenggerakan oleh Sekolah Menengah Pertama ini sangat mewarnai suasana di wilayah kami. Karena SMP dan SMA AMQ yang bersebrangan dan ditengahi oleh lapangan-lapangan membuat kami dapat merasakan dan melihat secara langsung kreatifitas-kreatifitas yang ditunjukan oleh para siswa dan siswi. Kreatifitas yang tinggi dan kekompakan yang hebat membuat kami begitu terkesan melihat para siswa dan siswi saling bersaing dengan sportif.
“Senang, seru dan dapat mempererat persaudaraan dan kekompakan bersama teman-teman”. Tutur salah seorang siswi SMP AMQ. Perasaan senang juga kami rasakan karena keramahan yang diberikan oleh Bapak Wakasek Kurikulum membuat kami lebih mudah mendapatkan laporan dan informasi dari kegiatan-kegiatan tersebut.

Yuristia Habibah dan Shofia Nur Azizah
SMA Al Muttaqin

bersama rektor unpad :)

Mengukir kembali kebahagiaan dengan berhasil meliput kegiatan Universitas Padjadjaran bersama Desa Cisontrol, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis pada hari sabtu(12/02).

Perasaan senang yang dirasakan oleh kami terutama masyarakat Cisontrol, karena Rektor, Dekan dan para petinggi Universitas Padjadjaran dapat bekerjasama dan membantu Masyarakat dalam Pembangunan desa Cisontrol. Prof. Ganjar Kurnia memberikan sambutan yang hangat dan ramah dengan bahasa sunda yang halus memberikan kesan yang baik kepada para warga. Ada beberapa kegiatan yang telah dilasksanakan diantaranya : Rapat yang dilakasnakan dibalai desa, Pelayanan gratis, Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa baru, Kunjungan ke kampung adat yaitu kampung kuta, dan hiburan malam hari yaitu pementasan kesenian dan kebudayaan Sunda.

Kegiatan sosialisasi beasiswa yang diselenggarakan untuk para pelajar Desa Cisontrol yang mempunyai akademik tinggi tapi kurang mampu dalam perekonomian disosialisasikan di Sekolah Menengah Atas didesa tersebut. Hal ini merupakan kesempatan emas bagi para pelajar untuk melanjutkan pendidikan ke pendidikan yang lebih tinggi dan berkualitas seperti Universitas. Kegiatan bakti sosial pelayanan kesehatan gratis diantaranya : pemeriksaan mata, pemeriksaan gigi, dan umum yang dilakukan oleh para mahasiswa FK dan FKG Universitas Padjadjaran memeriksa pasien sekiutar 200 orang. Para pasien merasa sangat senang atas kepedulian mahasiswa-mahasiswa FK dan FKG. Kegiatan hiburan pada malam hari terdapat pementasan wayang golek yang dipentaskan oleh para mahasiswa dan alumni Unpad untuk mengenalkan kasenian Sunda. Penontonpun sangat antusias, meskipun kondisi lapangan yang becek, tapi tidak menyurutkan niat warga untuk menonton pementasan-pementasan tersebut. Semakin malam semakin ramai, karena pementasan wayang yang hampir hilang di Desa Cisontrol kini diingatkan lagi dengan adanya pementasan wayang oleh dalang yang handal.

"Merasa bahagia atas kedatangan tamu-tamu dari Universitas Padjadjaran. Karena mempunyai dampak positif bagi perkembangan pembangunan perekonomian masyarakat desa cisontrol" tutur salah satu warga. Rektor Unpad sangat terkesan dengan kunjungan ke Desa Cisontrol karena warga masyarakat yang ramah dan gotong royong dengan banyak potensi yang perlu untuk dikembangkan dan akan dijadikan desa binaan Universitas Padjadjaran.

Ini menjadi sejarah yang begitu berarti bagi kami, karena desa Cisontrol tempat lahir kami didatangi oleh Rektor, Dekan dan para petinggi Universitas Padjadjaran.

Yuristia Habibah dan Shofia Nur Azizah
SMA Al Muttaqin

Senin, 28 Februari 2011

bersama Din Syamsudin

Hari bersejarah Q-Smart mencoba untuk mengukir kembali, dengan bermodalkan semangat yang kuat sebagagai utusan OSIS dan Q-Smart SMA Al Muttaqin. Kami akhirnya berhasil mewawancarai, bersalaman dan berfoto bersama Bapak Prof. Dr. K.H. Din Syamsudin. Siapa yang tidak tahu beliau, seorang Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah yang kamis kemarin (23/12) memberikan ceramah bersinerginya di acara Musyawarah Wilayah Muhammadiyah yang ke 19, Jawa Barat.
Berawal dari perjalanan, kami pergi ke Dadaha tempat pembukaan acara Musyawarah Wilayah. Kami menunggu beliau sampai acara selesai. Dengan berjubelnya wartawan lain yang juga akan mewawancarai beliau, kami menjadi sulit mendapatkan kesempatan untuk bertanya dan waktu beliaupun tak lama, akhirnya beliau memasuki mobilnya.
Harapan kami mulai menurun karena kami belum mendapatkan hasil yang maksimal, tapi kami bertekad tidak akan pulang ke AMQ tanpa sesuatu yang bisa dibanggakan. Dan Alhamdulillah, dengan peluang yang diberikan Alloh swt, kami mendapatkan kesempatan untuk memakai motor guru kami untuk mengejar beliau ke tempat Forum Komunikasi Alumni IMM (FOKAL) yang diadakan di Hotel Surya. Sesampai di Hotel tersebut, kami langsung menempati tempat yang telah disediakan, dan terdengar mobil rombongan beliau. Ini kesempatan kedua, semangat kami tumbuh lagi saat melihat beliau. Beliaupun memberikan ceramahnya dalam acara tersebut. Penuh makna dan amanat, beliau berpendapat bahwa remaja calon khalifah zaman sekarang, memiliki banyak potensi dan kekreatifan yang baik. Ceramah tersebut sangat bermakna bagi kami dan ini menjadi amanat yang besar.
Setelah beliau memberikan ceramah tersebut, kamipun langsung bersalaman dan berfoto bersama beliau. Ini menjadi sejarah yang hebat bagi kami, karena jika kita mempunyai keinginan yang besar pasti akan selalu ada jalan.

Selasa, 23 November 2010

Silsilah Rancah

Silsilah Rancah
Oleh : Yuristia Habibah

Dina abad 16 Masehi, Karajaan Galuh dipecah jadi dua bagean nyaeta :
1. Kabupaten Galuh, Ibukotana di Imbanagara
2. Kabupaten Ciancang, Ibukotana di Utama
Kadua pamarentahan ieu ngaku ka pamarentahan Sultan Agung dari Mataram.

Dina zaman Bupati Galuh Rd. Tumenggung Jayengpati (1612). Ibukota Kabupaten Galuh pindah ka Ciamis nepikeun ka ayeuna. Sareng Kabupaten Ciancang, Ibukotana pindah ka rajadesa, kanggo Kabupaten Ciancang anu Ibukotana enggal pindah ka Rajadesa, Sultan Agung ngangkat Hayam Canggong, hiji jalma anu mangrupakeun katurunan Siliwangi janten Senopati, kanggo ngajaga serangan ka Mataram ti sabeulah barat. Anjeuna ngagempur pemberontakan Hindu anu aya di Ranca, sareng musuhna ngahiang. Di daerah bekas ngahiangna eta aya dua tugu batu, anu ayeuna daerah eta dingarannan Sanghiang, sareng bekas Pertakon (Lawang Gada)na, dingaranana Leuweung Gede. Kanggo jasana anu ageung eta Hayam Canggong dipasihan gelar Tumengung ku Sultan Agung.
Dina masa Hayang Canggong, Bupati karawang Tumenggung Suradiwangsa ngaberontak ka mataram, janten Sultan Agung ngutus Tumenggung Kertabumi kanggo ngabalesna, Saentos meunang Kertabumi diangkat janten Dalem Karawang, sareng gelar Adipati Panatayuda(1612-1620).
Saentos Hayam Canggong pupus diteraskeun ku anakna Adipati Janglapa salajengna diturunkeun ka Adipati Belo, sabaraha hiji waktos pamarentahanna, Anjeunna ku Sultan Agung diangkat janten Dalem di Gebang. Pamarentahan diteraskeun ku anakna Adipati Janglatri, salajengna kakuasaan dipasihkeun ka putranna nyaeta Tumenggung Surapati, waktos eta pamerentahan dialihkeun ka Kawunglarang, teu ka Rancah, pedah rancah masih Ranca( digenangi ku cai). Anjeunna pupus taun 1703 sareng dikurebkeun di Kawunglarang. Salajengna Pamarentahan diteraskeun ku putrana Dalem Suralaksana, dina waktos eta pusat kota dipindahkeun ka Cileungsir. Ieu the anu dingarannan Dalem Rancah.
Dalem Rancah (suralaksana) gaduh dua anak nyaeta Dalem Banukerti sareng Nyi Raden Turi(Nyi Raden Depok) anu nikah sareng Raden Kiayi Nugraha ti utama Ciamis, putra Dalem Wirasari (Dalem Rahong) . Nugraha the santri ti Pasantren di Ajibarang (cilacap), salajengna saentos nikah sareng Nyi Raden Depok, ngabuka Pasantren di Rancah, tepatna di Depok. Anu ayeuna janten makamna, sareng dingarannan makam Nyi Raden Depok.




Rancah : Ranca ( digenangi air)
*) diambil dari Catatan Kakek KH. R.A Rohana